Rekayasa
Perangkat Lunak (Software Engineering) merupakan pembangunan menggunakan
prinsip atau konsep rekayasa dengan tujuan menghasilkan perangkat lunak yang
bernilai ekonomi yang dipercaya dan bekerja secara efisien menggunakan mesin. Perangkat
lunak banyak dibuat dan pada akhirnya sering tidak digunakan karena tidak
memenuhi kebutuhan pelanggan atau bahkan karena masalah non teknis seperti
keengganan pemakai perangkat lunak (User) untuk mengubah cara kerja dari manual
ke otomatis, atau ketidak mampuan user menggunakan komputer. Oleh karena itu,
Rekayasa Perangkat Lunak dibutuhkan agar perangkat lunak yang dibuat tidak
hanya menjadi perangkat lunak yang tidak terpakai.
Rekayasa
Perangkat Lunak lebih fokus pada praktik pengembangan perangkat lunak dan
mengirimkan perangkat lunak yang bermanfaat kepada pelanggan (Customer). Adapun
ilmu komputer lebih fokus pada teori dan kosep dasar perangkat komputer. Rekayasa
Perangkat Lunak lebih fokus pada bagaimana membuat perangkat lunak yang
memenuhi kriteria berikut :
a. Dapat
terus dipelihara setelah perangkat lunak selesai dibuat seiring berkembangnya
teknologi dan lingkungan (Maintainability)
b. Dapat
diandalkan dengan proses bisnis yang dijalankan dan perubahan yang terjadi
(Dependability dan Robust)
c. Efisien
dari segi sumber daya dan penggunaan
d. Kemampuan
untuk dipakai sesuai dengan kebutuhan (Usability)
Dari
kriteria diatas maka perangkat lunak yang baik adalah perangkat lunak yang dapat
memenuhi kebutuhan pelanggan (Customer) atau user (pemakai perangkat lunak)
atau berorientasi pada pelanggan atau pemakai perangkat lunak, bukan
berorientasi pada pembuat atau pengembang perangkat lunak. Perangkat Lunak yang baik adalah perangkat lunak yang fokus pada
pengguna atau pelanggan.
No comments:
Post a Comment