Thursday, December 8, 2016

TEKNIK PENGUMPULAN DATA


Hal pertama yang dilakukan dalam analisis sistem adalah melakukan pengumpulan data. Ada beberapa teknik pengumpulan data yang sering dilakukan yaitu sebagai berikut :
a.       Teknik Wawancara
b.      Teknik Observasi
c.       Teknik Kuisoner

TEKNIK WAWANCARA

Pengumpulan data dengan menggunakan wawancara mempunyai beberapa keuntungan sebagai berikut.
a.       Lebih mudah dalam menggali bagian sistem mana yang dianggap baik dan bagian mana yang dianggap kurang baik
b.      Jika ada bagian tertentu yang menurut anda perlu untuk digali lebih dalam, anda dapat langsung menanyakan kepada narasumber
c.       Dapat menggali kebutuhan user secara lebih bebas
d.      User dapat mengungkapkan kebutuhannya secara lebih bebas

Selain mempunyai beberapa kelebihan tersebut, teknik wawancara juga mempunyai beberapa kelemahan. Berikut ini adalah kelemahan dari teknik wawancara :
a.       Wawancara akan sulit dilakukan jika narasumber kurang dapat mengungkapkan kebutuhannya
b.      Pertanyaan dapat menjadi tidak terarah, terlalu fokus pada hal-hal tertentu dan mengabaikan bagian lainnya

Berikut ini adalah beberapa panduan dalam melakukan kegiatan wawancara agar memperoleh data yang diharapkan :
a.       Buatlah judul wawancara dengan narasumber dan beritahu maksud dan tujuan wawancara
b.      Buatlah panduan wawancara yang akan anda jadikan arahan agar pertanyaan dapat fokus kepada hal-hal yang dibutuhkan
c.       Gunakan pertanyaan yang jelas dan mudah dipahami
d.      Cobalah untuk menggali kelebihan dan kekurangan sistem yang telah berjalan sebelumnya
e.       Anda boleh berimprovisasi dengan mencoba menggali bagian bagian tertentu yang menurut anda penting
f.       Catat hasil wawancara tersebut

TEKNIK OBSERVASI

Pengumpulan data dengan menggunakan observasi mempunyai keuntungan yaitu :
a.       Analisis dapat melihat langsung bagaimana sistem lama berjalan
b.      Mampu menghasilkan gambaran lebih baik jika dibanding dengan teknik lainnya

Sedangkan kelemahan dengan menggunakan teknik observasi adalah :
a.       Membutuhkan waktu cukup lama karena jika observasi waktunya sangat terbatas maka gambaran sistem secara keseluruhan akan sulit untuk diperoleh
b.      Orang-orang yang sedang diamati biasanya perilakunya akan berbeda dengan perilaku sehari-hari. Hal ini akan menyebabkan gambaranyang diperoleh selama observasi akan berbeda dengan perilaku sehari-hari
c.       Dapat mengganggu pekerjaan orang-orang pada bagian yang sedang diamati

Berikut ini adalah beberapa petunjuk untuk melakukan observasi :
a.       Tentukan hal-hal apa saja yang akan diobservasi agar kegiatan observasi menghasilkan sesuai dengan yang diharapkan
b.      Mintalah ijin kepada orang yang berwenang pada bagian yang akan diobservasi
c.       Berusaha sedikit mungkin agar tidak mengganggu pekerjaan orang lain
d.      Jika ada yang anda tidak mengerti, cobalah bertanya, jangan membuat asumsi sendiri.

TEKNIK KUISIONER

Pengumpulan data dengan menggunakan kuisioner mempunyai keuntungan yaitu :
a.       Hasilnya lebih objektif, karena kuisioner dapat dilakukan kepada banyak orang sekaligus
b.      Membutuhkan waktu yang lebih singkat

Sedangkan kelemahan pengumpulan data dengan menggunakan kuisioner adalah sebagai berikut :
a.       Responden cenderung malas untuk mengisi kuisioner
b.      Sulit untuk membuat pertanyaan yang singkat, jelas, dan mudah dipahami

Berikut ini adalah beberapa cara yang dapat dilakukan untuk membuat teknik kuisioner menghasilkan data yang baik :
a.       Hindari pertanyaan isian, lebih baik pilihan ganda, karena responden biasanya malas untuk menulis banyak, dan jika responden menuliskan sesuatu sering susah untuk dipahami. Dan juga pertanyaan-pertanyaan pilihan ganda, akan memudahkan anda untuk melakukan rekapitulasi data hasil kuisioner
b.      Buatlah pertanyaan yang tidak terlalu banyak
c.       Buatlah pertanyaan yang singkat, padat dan jelas

ANALISIS DAN DESAIN SISTEM


ANALISIS SISTEM
            Kegiatan analisis sistem adalah kegiatan untuk melihat sistem yang sudah berjalan, melihat bagian mana yang bags dan tidak bagus, dan kemudian mendokumentasikan kebutuhan yang akan dipenuhi dalam sistem yang baru. Hal tersebut terlihat sederhana, namun sebenarnya tidak. Banyak hambatan yang akan ditemui dalam proses tersebut.

            Pada banyak proyek sistem informasi, proses analisis dan desain sering kali berjalan bersama-sama. Jadi selama kegiatan analisis, kegiatan desain juga dilakukan. Hal ini dilakukan karena pada banyak kasus, user sering kesulitan untuk mendefinisikan kebutuhan mereka. Jadi mereka akan lebih mudah mendefinisikan kebutuhan, jika mereka telah melihat gambar rancangan sistem yang baru, khususnya rancangan antarmuka.

            Oleh karena itu, sering kali batasan mengenai bagian mana yang dianggap sebagai analisis dan bagian mana yang dianggap sebagai desain banyak terjadi perbedaan.

Misalnya untuk pemrograman berorientasi objek ada yang mengatakan bahwa use case, analysis class, dan sequence diagram merupakan bagian analisis. Namun, ada juga pihak lain yang menyatakan bahwa use case dan sequence diagram merupakan bagian dari desain, dan analysis class tidak ada karena sudah ada design class.

DESAIN SISTEM

            Desain atau perancangan dalam pembangunan perangkat lunak merupakan upaya untuk mengonstruksi sebuah sistem yang memberikan kepuasan akan spesifikasi kebutuhan fungsional, memenuhi target, memenuhi kebutuhan secara implisit atau eksplisit dari segi performasi maupun penggunaan sumber daya, kepuasan batasan pada proses desain dari segi biaya, waktu dan perangkat. Kualitas perangkat lunak biasanya dinilai dari segi kepuasan pengguna perangkat lunak terhadap perangkat lunak yang digunakan.

Tuesday, December 6, 2016

FASE PADA REKAYASA PERANGKAT LUNAK


            Pekerjaan yang terkait dengan rekayasa perangkat dapat dikategorikan menjadi 3 buah kategori umum tanpa melihat area dari aplikasi, ukuran proyek perangkat lunak, atau kompleksitas perangkat lunak yang akan dibuat. Setiap fase dialamatkan pada satu atau lebih pertanyaan yang diajukan sebelumnya.

          Fase pendefinisian fokus pada “WHAT” yang artinya harus mencari tahu atau mengidentifikasi informasi apa yang harus diproses, seperti apa fungsi dan performasi yang diinginkan, seperti apa perilaku sistem yang diinginkan, apa kriteria validasi yang dibutuhkan untuk mendefinisikan sistem.

      Fase pengembangan yang fokus dengan “HOW” yang artinya selama tahap pengembangan perangkat lunak seorang perekayasa perangkat lunak (Software Engineer) berusaha untuk mendefinisikan bagaimana data distrukturkan dan bagaimana fungsi-fungsi yang dibutuhkan diimplementasikan didalam arsitektur perangkat lunak, bagaimana detail prosedural diimplementasikan, bagaimana karakter antarmuka tampilan, bagaimana desain ditranslasikan ke bahasa pemrograman, dan bagaimana pengujian akan dijalankan.

      Fase pendukung (Support Phase) fokus pada perubahan yang terasosiasi pada perbaikan kesalahan (Error), adaptasi yang dibutuhkan pada lingkungan perangkat lunak yang terlibat, dan perbaikan yang terjadi akibat perubahan kebutuhan pelanggan (Customer). Fase pendukung terdiri dari empat tipe perubahan antara lain :
a.       Koreksi (Correction)
Walaupun dengan jaminan kualitas yang terbaik, akan selalu ada kecacatan atau keinginan pelanggan (Customer) yang tidak tertangani oleh perangkat lunak. Pemeliharaan dengan melakukan perbaikan terhadap kecacatan perangkat lunak.
b.      Adaptasi (Adaptation)
Pada saat tertentu lingkungan asli (seperti CPU, sistem operasi, aturan bisnis, karakteristik produk luar) dimana perangkat lunak dikembangkan akan mengalami perubahan.pemeliharaan adaptasi merupakan tahap untuk memodifikasi perangkat lunak guna mengakomodasi perubahan lingkungan luar dimana perangkat lunak dijalankan.
c.       Perbaikan (Enhancement)
Sejalan dengan digunakannya perangkat lunak, maka pelanggan(Customer) atau pemakainya (User) akan mengenali fungsi tambahan yang dapat mendatangkan manfaat. Pemeliharaan perfektif atau penyempurnaan melakukan ekstensi atau penambahan pada kebutuhan fungsional sebelumnya.
d.      Pencegahan (Prevention)
Keadaan perangkat lunak komputer sangat dimungkinkan untuk perubahan. Oleh karena itu, pemeliharaan pencegahan (Preventive) atau sering disebut juga dengan rekayasa ulang sistem (Software Reengineering) harus dikondisikan untuk mampu melayani kebutuhan pemakainya (User). Untuk menanggulangi hal ini maka perangkat lunak harus dirancang dan dikondisikan untu =k mengakomodasi perubahan kebutuhan yang diinginkan oleh pemakainya (User). Dilain sisi biasanya setelah perangkat lunak dikirimkan ke user maka masih dibutuhkan asistensi dan help desk dari pengembang perangkat lunak.

Tantangan yang dihadapi dari proses rekayasa perangkat lunak adalah sebagai berikut :
a.  Tantangan warisan dimana perangkat lunak dikembangkan selama bertahun-tahun oleh orang-orang yang berbeda, hal ini dapat menyebabkan ketidak pahaman atau perubahan tujuan pembuatan perangkat lunak.
b.   Tantangan heterogenitas dimana perangkat lunak harus dapat beradaptasi dengan teknologi yang terus berkembang dengan semakin luasnya lingkungan distribusi perangkat lunak.
c.  Tantangan pengiriman bahwa perangkat lunak dengan sekala besar dan komplek sekalipun dapat sampai ke tangan pelanggan (Customer) atau user dengan cepat dan kualitas yang terjaga

REKAYASA PERANGKAT LUNAK


Rekayasa Perangkat Lunak (Software Engineering) merupakan pembangunan menggunakan prinsip atau konsep rekayasa dengan tujuan menghasilkan perangkat lunak yang bernilai ekonomi yang dipercaya dan bekerja secara efisien menggunakan mesin. Perangkat lunak banyak dibuat dan pada akhirnya sering tidak digunakan karena tidak memenuhi kebutuhan pelanggan atau bahkan karena masalah non teknis seperti keengganan pemakai perangkat lunak (User) untuk mengubah cara kerja dari manual ke otomatis, atau ketidak mampuan user menggunakan komputer. Oleh karena itu, Rekayasa Perangkat Lunak dibutuhkan agar perangkat lunak yang dibuat tidak hanya menjadi perangkat lunak yang tidak terpakai.

Rekayasa Perangkat Lunak lebih fokus pada praktik pengembangan perangkat lunak dan mengirimkan perangkat lunak yang bermanfaat kepada pelanggan (Customer). Adapun ilmu komputer lebih fokus pada teori dan kosep dasar perangkat komputer. Rekayasa Perangkat Lunak lebih fokus pada bagaimana membuat perangkat lunak yang memenuhi kriteria berikut :

a. Dapat terus dipelihara setelah perangkat lunak selesai dibuat seiring berkembangnya teknologi dan lingkungan (Maintainability)
b.   Dapat diandalkan dengan proses bisnis yang dijalankan dan perubahan yang terjadi (Dependability dan Robust)
c.       Efisien dari segi sumber daya dan penggunaan
d.      Kemampuan untuk dipakai sesuai dengan kebutuhan (Usability)

Dari kriteria diatas maka perangkat lunak yang baik adalah perangkat lunak yang dapat memenuhi kebutuhan pelanggan (Customer) atau user (pemakai perangkat lunak) atau berorientasi pada pelanggan atau pemakai perangkat lunak, bukan berorientasi pada pembuat atau pengembang perangkat lunak. Perangkat Lunak yang baik adalah perangkat lunak yang fokus pada pengguna atau pelanggan.

Sunday, December 4, 2016

PERANGKAT LUNAK



            Perangkat lunak (Software) adalah program komputer yang terasosiasi dengan dokumentasi perangkat lunak seperti dokumentasi kebutuhan model desain, dan cara penggunaan. Sebuah program komputer tanpa terasosiasi dengan dokumnetasinya maka belum dapat disebut perangkat lunak (Software). Sebuah perangkat lunak juga sering disebut dengan sistem perangkat lunak. Sistem berarti kumpulan komponen yang saling terkait dan mempunyai satu tujuan yang ingin dicapai.

            Sistem perangkat lunak berarti sebuah sistem yang memiliki komponen berupa perangkat lunak yang memiliki hubungan satu sama lain untuk memenuhi kebutuhan pelanggan. Pelanggan adalah orang atau organisasi yang memesan atau membeli perangkat lunak dari pengembang perangkat lunak atau bisa dianggap bahwa pelanggan adalah orang atau organisasi yang dengan sukarela mengeluarkan uang untuk memesan atau membeli perangkat lunak. User atau pemakai perangkat lunak adalah orang yang memiliki kepentingan untuk memakai atau menggunakan perangkat lunak untuk memudahkan pekerjaannya.

            Karakter perangkat lunak adalah sebagai berikut :
a.       Perangkat lunak dibangun dengan rekayasa (software engineering) bukan diproduksi secara manufaktur atau pabrikan.
b.      Perangkat lunak tidak pernah usang karena kecacatan dalam perangkat lunak dapat diperbaiki.
c.       Barang produksi pabrikan biasanya komponen barunya akan terus diproduksi, sedangkan perangkat lunak biasanya terus diperbaiki seiring bertambahnya kebutuhan.

Aplikasi dari perangkat lunak adalah sebagai berikut :
a.       Perangkat lunak sistem (System Software) adalah kumpulan program dalam hal ini program yang satu ditulis untuk memenuhi kebutuhan program lainnya.
b.      Perangkat lunak waktu nyata (Real Time Software) merupakan perangkat lunak yang memonitor, menganalisis, mengontrol sesuatu secara waktu nyata. Reaksi yang dibutuhkan pada perangkat lunak harus langsung menghasilkan respon yang diinginkan.
c.       Perangkat lunak bisnis (Business Software) merupakan perangkat lunak pengelola informasi bisnis (seperti akuntansi, penjualan, pembayaran, penyimpanan (Inventory)).
d.      Perangkat lunak untuk keperluan rekayasa dan keilmuan (Engineering And Scientific Software) merupakan perangkat lunak yang mengimplementasikan algoritma yang terkait dengan keilmuan ataupun perangkat lunak yang membantu keilmuan, misalkan perangkat lunak dibidang astronomi, dibidang matematika dan lain sebagainya.
e.       Perangkat lunak tambahan untuk membantu mengerjakan suatu fungsi dari perangkat lunak lainnya (Embedded Software) misalnya perangkat lunak untuk mencetakdokumen ditambahkan agar perangkat lunak yang memerlukan dapat mencetak laporan, maka perangkat lunak untuk mencetak dokumen ini disebut Embedded Software.
f.       Perangkat lunak komputer personal (Personal Computer Software) merupakan perangkat lunak untuk PC misalnya perangkat lunak pemroses teks, pemroses grafik dan lain sebagainya.
g.      Perangkat lunak berbasis Web (Web Based Software) merupakan perangkat lunak yang dapat diakses dengan menggunakan Browser.
h.      Perangkat lunak berintelijensia buatan (Artificial Intelligence Software) merupakan perangkat lunak yang menggunakan algoritma tertentu untuk mengelola data sehingga seakan-akan memiliki intelijensia seiring bertambahnya data yang diproses.

Produk perangkat lunak yang dibuat oleh pengembang. Perangkat lunak terdiri dari 2 jenis :
a.       Produk Generik
Produk perangkat lunak yang dibuat oleh pengembang perangkat lunak untuk dijual atau dipopulerkan (Open Source) tanpa ada yang memesan terlebih dahulu, perangkat lunak yang termasuk dalam model generik misalnya perangkat lunak sistem operasi, perangkat lunak pendukung perkantoran untuk membuat dokumen, slide presentasi, atau perhitungan dalam bentuk Papersheet dan lain sebagainya.
b.      Produk Pemesanan
Produk perangkat lunak yang dibuat karena ada pelanggan yang melakukan pemesanan, misalnya sebuah instansi memerlukan perangkat lunak untuk memenuhi proses bisnis yang terjadi di instansinya, maka instansi itu akan bekerja sama dengan pengembang untuk membuat perangkat lunak yang diinginkan.

Saturday, December 3, 2016

WEB SERVER



Web Server adalah perangkat lunak yang berfungsi menerima permintaan berupa halaman web melalui HTTP atau HTTPS dari klien yang dikenal dengan browser web dan mengirimkan kembali hasilnya dengan bentuk halaman-halaman web yang umumnya berbentuk dokumen HTML.

JENIS-JENIS WEB SERVER
            Saat ini tersedia banyak aplikasi web server diantaranya adalah Apache Web Server, Apache Tomcat, Internet Information Service (IIS), Light HTTP, Jigsaw, Sun Java System Web Server, Xitami Web Server, dan Zerus Web Server. Berikut ini beberapa Web Server yang sering digunaka :

1.      Apache Web Server
Apache Web Server (Server Web/WWW Apache) adalah Server Web yang dapat dijalankan dibanyak sistem operasi (UNIX, BSD, Linux, Microsoft Windows dan Novell Netware serta platform lainnya) yang berguna untuk melayani dan memfungsikan situs web. Protokol yang digunakan untuk melayani fasilitas web/www ini menggunakan HTTP.
Apache merupakan perangkat lunak open source dikembangkan oleh komunitas terbuka yang terdiri dari pengembang-pengembang dibawah naungan Apache Software Foundation.

2.      Internet Information Service
Internet Information Services adalah sebuah HTTP web server yang digunakan dalam sistem operasi server Windows, mulai dari Windows NT 4.0 Server, Windows 2000 Server atau Windows Server 2003. Layanan ini merupakan layanan terintegrasi dalam Windows 2000 Server, Windows Server 2003 atau sebagai add-on dalam Windows NT 4.0. Layanan ini berfungsi sebagai pendukung protokol TCP/IP yang berjalan dalam lapisan aplikasi.

3.      Apache Tomcat

Apache Tomcat adalah sebuah open source Web Server yang dikembangkan oleh Apache Software Fondation (ASF). Tomcat mengimplementasikan Java Servlet dan juga Java Server Page (JSP) Spesifikasi dari Oracle Corporation, dan menyediakan Java HTTP Web Server yang bisa dijalankan dengan kode Java.

PERKEMBANGAN VERSI OS ANDROID



            Keunikan dari nama sistem operasi Android adalah dengan menggunakan nama makanan hidangan penutup. Selain itu juga nama-nama OS Android memiliki huruf awal berurutan sesuai abjad. Cupcake, Donut, Eclair, Froyo, Gingerbread, HoneyComb, Ice Cream, Jelly Bean.

1.      Android Beta
Pertama kali dirilis pada 5 November 2007, kemudian pada 12 November 2007 Software Development Kit (SDK) dirilis oleh Google.

2.      Android 1.0 Astro
Pertama kali dirilis pada 23 September 2008.  Sebenarnya Android versi pertama ini akan dinamai dengan nama “Astro” tetapi karena alasan hak cipta dan trademark nama “Astro” tidak jadi disematkan pada versi pertama dari OS Android ini. HTC Dream adalah ponsel pertama yang menggunakan OS ini.

3.      Android 1.1 Bender
Pertama kali dirilis pada 9 Februari 2009. Versi Android kedua ini juga mengalami masalah penamaan yang sama dengan versi pertamanya. Pada awalnya akan diberi nama”Bender” akan tetapi karena alasan melanggar trademark, nama “Bender” tidak jadi disematkan pada versi Android ini. Versi ini merupakan update untuk memperbaiki beberapa bugs, mangganti API dan menambahkan beberapa fitur.

4.      Android 1.5 Cupcake
Pertama kali dirilis pada 30 April 2009. Karena ini versi yang ketiga maka penamaan diawali dengan huruf “C” dan jadilah “Cupcake” menjadi nama resmi dari OS Android ketiga ini.

5.      Android 1.6 Donut
Pertama kali dirilis pada 15 September 2009. Terdapat peningkayan pada pencarian dan UI yang lebih user friendly. Pada versi ini juga sudah mendukung teknologi CDMA/EVDO, 802.1x, VPNs. Kemudian support layar dengan resolusi WVGA.

6.      Android 2.0/2.1 Eclair
Pertama kali dirilis pada 9 Desember 2009. Terjadi penambahan fitur untuk pengoptimalan hardware, peningkatan Google Maps 3.1.2, perubahan UI dengan browser baru dan dukungan HTML 5, daftar kontak yang baru, dukungan flash untuk kamera 3,2 MP, digital Zoom, dan Bluetooth 2.1.

7.      Android 2.2 Froyo
Pertama kali dirilis pada 20 mei 2010. Pada versi ini sudah support terhadap Adobe Flash Player 10.1. Peningkatan pada kecepatan membuka dan menutup aplikasi, serta penggunaan SD Card sebagai tempat penyimpanan aplikasi.

8.      Android 2.3 Gingerbread
Pertama kali dirilis pada 6 Desember 2010. Dirancang untuk memaksimalkan kemampuan aplikasi dan game. Serta mulai digunakan Near Field Communication (NFC). Perbaikan terhadap dukungan layar resolusi WXGA dan diatasnya.

9.      Android 3.0/3.1 Honeycomb
Pertama kali dirilis pada 22 Februari 2011. Motorola Xoom adalah yang pertama kali menggunakannya. Didesain khusus untuk pengoptimalan penggunaan pada tablet PC.

10.  Android 4.0 Ice Cream Sandwidch
Pertama kali dirilis pada 19 Oktober 2011. Samsung galaxy nexsus merupakan yang pertama kali menggunakannya.

11.  Android 4.1 Jelly Bean
Android Jelly Bean yang diluncurkan pada acara Google I/O lalu membawa sejumlah keunggulan dan fitur baru. Diantaranya meningkatkan input keyboard, desain baru fitur pencarian, UI yang baru dan pencarian melalui Voice Search yang lebih cepat. Tak ketinggalan Google Now juga menjadi bagianyang diperbarui.

12.  Android 4.2 Jelly Bean
Fitur photo sphere untuk panorama, daydream sebagai screensaver, power control, lock screen widget, menjalankan banyak user, widget terbaru.